Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia salah satunya dibangun oleh adanya kesamaan pengalaman sejarah. Pada masa lalu sebelum negara Indonesia terbentuk, daerah-daerah yang ada di wilayah Indonesia saat ini, telah lama berinteraksi satu sama lainnya. Lambat laun interaksi atau hubungan tersebut menimbulkan mengikis perbedaan diantara mereka dan memunculkan banyak persamaan. Persamaan-persamaan inilah yang dari waktu ke waktu tumbuh semakin besar dan menimbulkan perasaan satu bangsa, yakni bangsa Indonesia.
Saat ini rasa persamaan mulai terkikis diantara anak bangsa. Oleh sebab itu setiap tahunnya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh beserta balai kajian lainnya di seluruh Indonesia, bekerjasama dengan Direktorat Nilai Sejarah mengadakan lawatan sejarah baik tingkat nasional maupun daerah.guna menumbuhkan kembali rasa persamaan diantara generasi muda.
Pada tahun 2009 ini, Lawatan sejarah tingkat Nasional VII akan diselenggarakan di Menado dengan mengambil tema” merajut keindonesiaan di Negeri Nyiur Melambai”. Lawatan sejarah yang akan dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia, akan diselenggarakan pada tanggal 14-18 Agustus 2009.
Dalam rangka menumbuhkan rasa persamaan pada generasi muda Aceh dengan generasi muda dari daerah lain sehingga memperkuat persamaan keindonesiaan, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh akan mengikuti acara tersebut dengan membawa empat orang peserta yang merupakan hasil selesksi dari peserta lawatan daerah NAD 2009.
|