Pameran Pekan Produk Kreatif Indonesia Tahun 2009 yang diselenggarakan pada tanggal 23-28 Juni 2009, tidak hanya menjadi wadah memamerkan benda-benda hasil kebudayaan suatu komunitas saja, tetapi juga merupakan asset dalam bidang ekonomi kreatif. Dampak lebih lanjut dari pameran ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh ikut serta dalam kegiatan pameran ini. Dalam hal ini, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh mengikutsertakan stakeholder, yaitu pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Dinas Perindustrian dan Perdagangan), Dekranas Kabupaten Tapanuli Selatan, dan perajin.
Pameran Pekan Produk Kreatif Indonesia Tahun 2009 yang diselenggarakan pada tanggal 23-28 Juni 2009, tidak hanya menjadi wadah memamerkan benda-benda hasil kebudayaan suatu komunitas saja, tetapi juga merupakan asset dalam bidang ekonomi kreatif. Dampak lebih lanjut dari pameran ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh ikut serta dalam kegiatan pameran ini. Dalam hal ini, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh mengikutsertakan stakeholder, yaitu pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Dinas Perindustrian dan Perdagangan), Dekranas Kabupaten Tapanuli Selatan, dan perajin.
Dalam pameran ini Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh menempati stand pameran di ruang cendrawasi gedung Jakarta Convention Centre, Jakarta. Selama berlangsungnya pameran, stand Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh yang menampilkan kerajinan tenun songket, dan kerajinan tanggan lainnya dari Tapanuli Selatan banyak dikunjungi para pengunjung pameran. Antusias pengunjung di stand Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh ditandai dengan terjualnya produk-produk yang ditampilkan.
|